Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secarik kertas dan cerita tentang pembangunan situs …

PIPO-USD.COM

PIPO-USD.COM

Komunitas adalah kunci. Dan salah satu tugas seorang dosen (meskipun self proclaimed as dosengila) adalah pengabdian masyarakat.

Hari ini situs www.pipo-usd.com versi beta diluncurkan. Masih untuk komunitas terbatas tentunya. Bisa diakses dengan memasukkan username: cahandong dan password: jelata. Ya, dosengila jadi webmasternya setelah belajar Joomla! lewat internet dan buku yang dibeli di Gramedia summer holiday silam.

Setelah bereksperimen dengan meluncurkan dan mengelola www.molmod.org, dan melihat keinginan rekan-rekan apoteker untuk memberi pelayanan informasi obat serta kebutuhan masyarakat akan informasi tentang obat. Dosengila menawarkan kepada Pusat Informasi Penelitian Obat Universitas Sanata Dharma (PIPO)  untuk meluncurkan situs semacam company profile dengan menggabungkan layanan informasi obat dua arah lewat email, messenger dan forum sebagai layanan pro bono.

Gayung bersambut, usulan disetujui oleh Kepala PIPO dan situs diluncurkan dalam versi beta. Ya, versi beta karena personel yang terlibat dalam pengelolaan belum lengkap. Antara lain belum ada personel yang stand by untuk menjawab konsultasi online dan artikel yang dipublikasikan belum memadai dalam hal kuantitas, serta profil PIPO sendiri belum di-upload.

Postingan ini untuk memperkenalkan dua situs yang sekarang dikelola oleh dosengila yang orang baru di dunia web sekaligus mohon feedback untuk pengembangan lebih lanjut. Sekarang dosengila sedang belajar moodle untuk menyiapkan program penemuan obat berbasis komputer online. [Takashi castle mode: On]Doakan saya ya …. [Takashi castle mode: Off]

Terima kasih kepada Bang Romi, yang jadi inspirator sekaligus guru. Dan refer kepada Bang Romi, komunitas adalah kunci. Kepada rekan-rekan blogger maupun pembaca blog ini silakan berkunjung di situs tersebut berkontribusi dalam arus informasi yang semoga bermanfaat ini.

~pulang, cuci kaki, cuci tangan, cuci muka, gosok gigi, bobok … capek setelah menulis dengan gaya sok serius … he..he..he..

Iklan

28 Oktober 2008 Posted by | New idea ... | , , | 2 Komentar

Segelas besar es sokelat dan cerita tentang tugu, cahandong, dan rel kereta

Warning: Banyak foto.

Hm… banyak cerita yang bisa ditulis. Segelas besar es sokelat dan sepiring kecil salad buah sudah siap menemani menulis di break kafe jakal km 5.

Seminggu sejak buka bersama dengan cahandong di rumah Om Yahya, akhirnya berhasil juga menghadiri Juminten-nya rekan-rekan cahandong. Berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB melaju ke km 0 Yogya, tempat ritual mingguan tersebut dilaksanakan. Eh di tugu melihat segerombolan anak muda sedang berfoto dengan tugu sebagai objek. Dan, aku mengenali anak-anak muda tersebut, mahasiswa-mahasiswa yang pernah kuajar dua tahun silam.

Putar balik, bergabunglah daku dengan mereka. Dan hasilnya dapat dilihat disini:
Mahasiswa gendeng murid dosengila

Dosengila dikelilingi bidadari (?)

Dosengila dengan bodyguard

Setelah puas poto-poto di tugu dan memegang tugu (mitosnya kalau megang tugu akan selalu balik ke Jogja) segera bergabung ke km 0. Dan setelah putar-putar tiga kali menemukan wajah funkshit dan ritual khas salam-salaman lalu duduk menanti anggota yang lain. Dan setelah lewat tengah malam (koq jadi ingat Sidney Sheldon), semakin banyak yang bergabung:

Sebagian anggota. Terlihat Momon, Selo, Ocha, Ama, dan Ekowans

Briefing oleh Goen

Lalu pasukan bergerak untuk melaksanakan “Sahur on the Rail“. Cerita lengkap bisa dibaca di postingan rekan Alle. Poto-poto “Sahur on the Rail“:

Penyerahan bingkisan

di pos 739

di pos 737

Goed gedaan mijn vrienden!

13 September 2008 Posted by | Secangkir ... | , , , | 7 Komentar