Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir kopi hitam panas tanpa gula dan “Diary Pramugari”

Sambil menunggu jadwal pesawat ke Jogja setelah menyelesaikan tugas di ibu kota, DosGil menyempatkan diri mampir ke Grand Indonesia Shopping Town. Town? Indeed, we can call it city. DosGil tersesat di dalamnya dan terdampar di sudut di dalam sebuah toko buku. Toko buku merupakan tempat favorit DosGil dulu kala. Hanya saja semenjak ada tablet dan e-book, amat jarang DosGil semedi di toko buku seperti dulu. Saat memasuki ruangan yang ditata dengan apik khas toko buku, DosGil merasakan bahwa ada sesuatu antara dia dan toko buku. DosGil merasa di rumah. Setelah mengitari toko buku dan mendamparkan diri di bagian sastra dan sekitarnya, mata DosGil tertumbuk pada sebuah buku berjudul Diary Pramugari “Seks, Cinta dan Kehidupan”. Baiklah gambar kaki seksi diselimuti sepatu dan rok merah menyala serta kata seks dalam judul yang mungkin membuat mata DosGil tertambat dan mengambil buku itu dari rak dan membaca cover belakang. Dan bukan nama pengarang maupun untaian kata-kata di cover belakang yang membuat DosGil memutuskan untuk membeli dan membacanya sampai tuntas, melainkan karena tertumbuk pada nama yang memberikan sebuah testimoni: Yudi – mahasiswa apoteker SADHAR +628564735xxxx.

Ya, frasa “apoteker SADHAR” yang membuat DosGil membeli dan lalu membaca. Setelah membaca dan tidak terputus akhirnya diselesaikan juga dalam pesawat yang membawa DosGil ke Jogja. Kisah yang dituturkan dengan mengalir dan enak serta tersirat banyaaaaaakkk sekali pesan kehidupan. Saking banyaknya, jadi DosGil lupa pesan utama yang kan disampaikan buku ini. Nice and recommended book. Buku ini akan membuat agak mengernyitkan dahi bagi pengikut “kehendak bebas” dan semacam “pembenaran” bagi pengikut aliran “predestinasi”. Ah, anyway, buku yang ringan dan sayangnya belum mengundang untuk dibaca lebih dari sekali. Entah esok nanti.

*DosGil bersiap mengisi hari-hari penantian dengan menciptakan sesuatu yang berguna.

Iklan

28 November 2011 - Posted by | Secangkir ...

2 Komentar »

  1. Itu novel atau bukan Kang?

    Komentar oleh Herman Saksono | 28 November 2011 | Balas

    • Yup. Katanya berdasar kisah nyata.

      Komentar oleh DosGil | 28 November 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: