Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir kopi dan “penunda a.k.a procrastinator …”

Akhirnya terjadi juga. Bikin Ind*m** dan gosong karena disambi menyelesaikan bab 6 dari calon desertasi. Baiklah, maka dosgil merubah haluan untuk tidak lagi merebus mie instant melainkan menyeduhnya. Setidaknya revisi bab itu sudah selesai dan dikirim balik ke pembimbing. WoOw .. produktif sekali … Hahahaha … Baiklah-baiklah itu seharusnya sudah dikirim balik 4-5 minggu silam dan DosGil memilih untuk mengerjakan hal yang lain. Seorang penunda parah? (Terjemahan bebas dari “a severe procrastinator“)

Procrastination - A1

Bisa iya .. bisa tidak.. tapi … iya deh. DosGil mengaku dalam hal ini menjadi seorang penunda yang parah. Terkait “penundaan” ini ada sebuah pemikiran/artikel menarik tulisan Prof. John Perry dari Standford University di situs berikut: http://www.structuredprocrastination.com/

The key idea is that procrastinating does not mean doing absolutely nothing. Procrastinators seldom do absolutely nothing; they do marginally useful things, like gardening or sharpening pencils or making a diagram of how they will reorganize their files when they get around to it. Why does the procrastinator do these things? Because they are a way of not doing something more important. If all the procrastinator had left to do was to sharpen some pencils, no force on earth could get him do it. However, the procrastinator can be motivated to do difficult, timely and important tasks, as long as these tasks are a way of not doing something more important.” (John Perry)

Jadi selama itu bukan pekerjaan yang memang-harus-dikerjakan-dan-sepertinya-masih-bisa-menunggu-meskipun-diberi-tenggat-waktu seperti thesis, skripsi, dan sejenisnya, seseorang (tepatnya seorang penunda) akan dengan senang hati mengerjakan, seberat apapun itu. Apalagi yang dikerjakan itu menyenangkan. Seperti menulis di blog hahaha … DosGil yakin ketika menulis di blog ini jadi suatu “kewajiban” maka dengan senang hati Dosgil akan lupa “kewajiban” ini. Sedikit menengok ke belakang, saat diberi batas akhir oleh dosen pembimbing untuk menyerahkan draft bab 6 hasil revisi akhir pekan ini (dan ini adalah tenggat waktu kedua yang diberikan 🙂 setelah berhasil mengirim email memintaa perpanjangan/penundaan tenggat waktu) maka hal-hal berikut yang (juga) dikerjakan DosGil:
(i) membantu teman mengajar metode optimasi menggunakan R di Fakultas Farmasi Univ. Sanata Dharma.
(ii) memperbarui dan membuat tulisan-tulisan baru di molmod.org
(iii) me-relaunch ide pembuatan molmod.os
(iv) menulis di molmod.org tulisan tentang perkenalan tipe berkas .pdb.
(v) menyelesaikan dan berbagi skrip shell untuk otomatisasi prosedur optimasi preparasi ligan dan protein serta validasi protokol penapisan virtual sehingga bisa diekskusi hanya dengan satu baris perintah.
(vi) menjadi kakak ipar yang baik(?) dalam keseluruhan prosesi pernikahan adik dari Mama Awan.
(vii) bersama Mama Awan, Lina, Ijal dan Pepeng menjadi asisten Chef Odong untuk mengolah daging sapi dan berceria bersama di CahAndong “pusat”.

Weeww … banyak juga ya? Fiuhh … untung masih “mau” menyelesaikan revisian.

Jadi berikan DosGil tengat waktu, maka Dosgil akan segera mengerjakan (hal lainnya dan mengesampingkan pekerjaan bertenggat waktu tersebut). 😀

*Gambar/Ilustrasi berlisensi CC BY-SA 2.0 oleh Rachel Fisher.

Iklan

7 November 2011 - Posted by | Secangkir ...

2 Komentar »

  1. aahhh kamu tidak menjemputku untuk makan-makaaannn

    Komentar oleh christin | 9 November 2011 | Balas

    • @Christin: Lha Kang Odong sibuk jadi Chef E … Aku kan gak isa nyetir. :p

      Komentar oleh DosGil | 13 November 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: