Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir kopi panas dan “belekan” …

Entah bahasa Indonesianya apa, DosGil kena belekan. Itu tuh mata gatal, merah dan menyipit, serta mengeluarkan kotoran terus menerus. Setelah sebulan lebih berusaha settling, ada aja yang membuat kembali unsettled. Setting home office yang sudah “sempurna” (credit goes to Kang Sandal) menjadi berantakan karena DosGil iseng meng-klik automatic update. Beuh 😥

The Betel (Daun Sirih daaa...)

Dan sekarang terkena belekan. Yesss … akhirnya terkena itu juga ketika mendengar wabah ini mulai merebak di Jawa Tengah. Semoga daku lekas sembuh … Ini masih mencari-cari resep tradisional mengatasi penyakit ini. Kalau tidak salah bisa sembuh dengan menggunakan daun sirih.

*Dosgil menikmati belekan.
** Gambar diambil dari sini di bawah lisensi creative commons.

Iklan

22 April 2011 - Posted by | Secangkir ...

6 Komentar »

  1. Saya pernah kena, sudah lama. Karena waktu itu keponakan (Tito) dan adiknya masih kecil, maka saya pagi sampai sore mengasingkan diri ke kebun, tiduran di hammock, supaya tak menulari mereka. Yang saya lakukan ya hanya merimbang pakai rebusan air sirih. Tak sampai seminggu sembuh.

    Kenapa bisa belekan, karena di rumah Yogya ada pemondpk yang kena. Saya segera mengungsi ke Salatiga. Tapi adik saya, yang juga mulai terserang, bareng saya. Maka setibanya di Salatiga saya pun belekan. 😀

    Yang saya rasakan adalah mata pedih, kelopak mata kemeng, begitu juga kening. Gak enak babarblas

    Komentar oleh Antyo | 24 April 2011 | Balas

    • Begitulah Paman. Terakhir saya kena tahun 2000, menurut catatan di RS Mata dr. Yap. Akhirnya menyerah untuk periksa setelah 5 hari masih tidak ada perkembangan yang berarti. Mungkin kurang sabar saja. 😀

      Komentar oleh DosGil | 25 April 2011 | Balas

  2. kalo pengobatan modernnya, minum obat opo ya?

    Komentar oleh arya | 26 April 2011 | Balas

    • Hmm … kalau yang obat bebas (ataupun bebas terbatas), beli tetes mata anti iritasi aja (ini tetes mata; bukan untuk diminum) dan untuk radangnya bisa minum anti-inflasi. Better tanya apoteker di apotek atau perisak dokter sekalian. Mungkin bisa direspkan antibiotik.

      *disclaimer: ini sekedar second (mungkin 3rd bahkan 4th) opinion, tidak bisa dijadikan rujukan utama dan tidak bisa dijadikan landasan untuk urusan legal apapun (eh Kang Arya, dah bener belum disclaimerku iki?)

      Komentar oleh DosGil | 26 April 2011 | Balas

  3. heh, wis mari opo durung, Dik? hayuk neng kampus

    Komentar oleh Lucy Widiokongko | 5 Mei 2011 | Balas

  4. […] berat lengkap dengan serangan common cold, dilanjutkan infeksi mata yang diketahui setelah terkena belekan. Serangan terakhir ini cukup melumpuhkan gerakan DosGil karena jadi tahanan rumah namun mata tidak […]

    Ping balik oleh Secangkir minuman sehat temulawak dan “Srimulatan Manis Manja” « Laan van Kronenburg | 21 Mei 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: