Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir kopi dan “penapisan maya dan tanaman obat” …

Tulisan lebih lengkap tentang hal ini sudah disubmit untuk dimuat di http://www.chem-is-try.org dan/atau http://www.netsains.com. Updated: Sudah dimuat di http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/biokimia/aplikasi-penapisan-maya-untuk-identifikasi-senyawa-aktif-dalam-tanaman-obat/

Sementara silakan dinikmati bagan yang dibuat khusus untuk postingan tersebut:

*DosGil nyeruput kopi pahit.

25 April 2011 Posted by | Secangkir ... | Tinggalkan komentar

Secangkir kopi panas dan “belekan” …

Entah bahasa Indonesianya apa, DosGil kena belekan. Itu tuh mata gatal, merah dan menyipit, serta mengeluarkan kotoran terus menerus. Setelah sebulan lebih berusaha settling, ada aja yang membuat kembali unsettled. Setting home office yang sudah “sempurna” (credit goes to Kang Sandal) menjadi berantakan karena DosGil iseng meng-klik automatic update. Beuh ūüė•

The Betel (Daun Sirih daaa...)

Dan sekarang terkena belekan. Yesss … akhirnya terkena itu juga ketika mendengar wabah ini mulai merebak di Jawa Tengah. Semoga daku lekas sembuh … Ini masih mencari-cari resep tradisional mengatasi penyakit ini. Kalau tidak salah bisa sembuh dengan menggunakan daun sirih.

*Dosgil menikmati belekan.
** Gambar diambil dari sini di bawah lisensi creative commons.

22 April 2011 Posted by | Secangkir ... | 6 Komentar

Secangkir kopi panas dan berkreasi …

Hallo … jumpa lagi dengan DosGil *halah

Ternyata pindahan itu kalau ndak biasa, apalagi pindah antar benua, itu melelahkan. Baik fisik mental maupun spiritual. *eh Setelah jet lag, masih pula harus menyesuaikan dengan bakteri setempat, kebiasaan setempat dan juga koneksi setempat. Yang terakhir disebut itu paling menguras mental dan spiritual. Ah sudahlah … masih belum selesai sepertinya proses DosGil beradaptasi. Satu yang pasti, bersama keluarga di Yogya, di rumah, jauh lebih nyaman dibandingkan di manapun di dunia. *lebay

Setelah meninggalkan status penduduk Den Haag dan menetap kembali di Jogja, DosGil berkesampatan untuk mengunjungi JKT, Magelang dan Salatiga. Dan kunjungan ke Salatiga dibanding ke JKT dan magelang terasa paling berkesan. Iyalah, secara ke JKT dan Magelang untuk urusan “dinas” sementara ke Salatiga untuk urusan main-main. Meski perjalanan ke Salatiga macet dan ditempuh lebih dari 4 jam. Kenapa Salatiga? Karena di sana ada Tante Awan. Jadi Tante ndak usah pulang ke Jogja sekalian merayakan ulang tahun Awan yang ke-3.

Catatan khusus dalam perjalanan ke Salatiga ini adalah kesempatan untuk berkunjung ke Joy Art di Jalan Menur no.4. Rumah kreativitas ini dikelola oleh Bu Joyce. Beliau bisa dikatakan “mentor” DosGil dulu kala saat masih jadi mahasiswa. Saat itu Bu Joyce adalah dosen Kimia Organik di Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma. Posisi yang diisi oleh DosGil saat Bu Joyce memilih untuk meninggalkan kampus. Panggilan dari tangan-tangan kreatif Bu Joyce ternyata lebih dominan menembus batas birokrasi dan kekakuan dunia akademik. Setelah melanglang buana di berbagai level dunia akademik, jangkar Bu Joyce diletakkan di “rumah”, di Jalan Menur nomor 4 Salatiga untuk mendirikan dan mengelola Rumah Kreativitas “Joy Art”. Di sana, beliau juga membuka pelatihan untuk umum. Jiwa pendidiknya masih mengobarkan semangat berbagi untuk tidak menyimpan sendiri ilmu yang didapat dari eksperimen kreatifnya. Beliau mengakui latar belakang berkecimpung di dunia farmasi sangat membantu dalam eksekusi ide-ide kreatif. Teknik ekstraksi, compounding dan formulasi dan lain-lain yang biasa dipakai dalam penemuan, pembuatan dan penyiapan obat dipakai dalam obyek dan tujuan yang berbeda.

Selamat dan sukses Bu Joyce, dan juga tangan-tangan dan ide-ide kreatif semuanya!

*jadi teringat www.galeri.sukrasana.com

5 April 2011 Posted by | Secangkir ... | 3 Komentar