Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir teh susu dan “Hannover-Wittenberg-Berlin-Hannover”

Akhirnya kesampaian juga DosenGila menginjakkan kaki ke kota Luther, kota reformasi, Wittenberg, Jerman. Foto2? Nanti deh masih males aplod2.

Update: Foto-foto klik di sini.

Berangkat pagi2 sekali dari Hannover, masih gelap pukul 05.15. Karena pakai tiket murah keliling Jerman ndak isa pakai kereta cepat. Sampai di Wittenberg pukul 11.15. Masih sangat sepi belum ada tanda-tanda aktivitas. Apalagi ini hari kedua Natal. Beruntung ada Ibu-ibu yang sedang (meminjam istilah pakde @mbilung:) “nyekopi” salju dan bersedia ditanyai, sehingga DosGil bisa menuju arah yang tepat untuk mengunjungi Pohon Oak (tempat Luther membakar Surat Paus tentang ekskomunikasi dirinya. DosGil mengulangi juga dengan membakar “kertas” di bawah Pohon itu), Rumah Luther (juga museum), Rumah Melanchton (sayang tutup padahal dah diketok2), Gereja Kota (Ini DosGil ndak masuk. Waktu ndak cukup), dan yang terutama, Castle Church (Di pintunya dulu Luther memasang 95 thesis-nya yang mengubah dunia). Di dalam Castle Church terdapat makam Luther, Melanchton, dan Prince Frederick III “The Wise”, respectively: Pencetus reformasi, tangan kanan Luther yang menjadikan reformasi sistematis dan pelindung gerakan reformasi. Yang mengejutkan DosGil saat melihat “penampakan” Luther adalah ternyata secara fisik Luther mirip sangat dengan DosGil (kecuali rambut pirang dan kulit bulenya tentunya). Pendek (dilihat dari baju peninggalannya), gendut, chubby, dan keriting. Sila bandingkan poto Luther dan DosGil jika nanti ketemu. 😀 Iya, Marthin Luther adalah (salah satu) tokoh idola DosGil.

Lalu setelah waktu menunjukkan pukul 15.00, DosGil segera berlari ke station untuk mlanjutkan perjalanan ke Berlin. Sampai di Berlin 16.42, sudah lelah. Di Berlin hanya ~90 menit untuk bisa mengagumi keindahan gedung parlemen dan brandenburger tor, serta mengunjungi Berlin holocaust memorial. Pukul 17.58 kami sudah berada di rangkaian perjalanan dari Berlin-Hannover. Sampai di Hannover pukul 22.15. Sampai kost-kostan sekitar pukul 23. Makan … tidur.

Here I stand, I can do no other. Luther.

Iklan

27 Desember 2010 Posted by | Secangkir ... | 2 Komentar

Secangkir double coffee dan Christmas 2010


I’ll be home for Christmas
If only in my dreams



speechless.

23 Desember 2010 Posted by | Secangkir ... | 3 Komentar

Secangkir seduhan jahe segar dan “Jogja Istimewa”

Ini pertama kalinya mecoba menulis menggunakan kombinasi iPad dan keyboard bluetooth-nya Apple. Hm … hari ini ada rapat akbar di Jogja mengingatkan DosGil pada tahun 1998. Saat itu DosGil masih lucu-lucunya mahasiswa tingkat satu yang kabur dari ospek. Waktu itu ikut demo-demo gitu untuk seru-seruan. Asyiknya rame-rame.

Eh iya kembali ke topik Jogja Istimewa. DosGil sendiri koq bingung ya. Kenapa masalah “Istimewa” kemudian disederhanakan menjadi “penetapan” ATAU “pemilihan langsung”. Ah sudahlah. Apapun itu … Jogja tetap selalu istimewa.

13 Desember 2010 Posted by | Secangkir ... | , , | Tinggalkan komentar