Laan van Kronenburg

dan perdjoeangan masih panjang

Secangkir seduhan rosella dan menghitung hari …

Di sore hari nan sepi… ibuku bertelut
Sujud berdoa ku dengar namaku disebut
Di doa ibuku, namaku disebut
Di doa ibuku dengar ada namaku disebut….
Ada namaku di sebut

Sejarah hari Ibu di Indonesia disajikan dengan manis oleh Matriphe di sini. So, DosGil ndak akan membahas sejarah tentang hari Ibu, namun DosGil hanya akan menuliskan apa yang muncul di benak kala melihat banyak status di FB mengutip lagu anak-anak “Kasih Ibu kepada Beta … dst.. dst…”. Ya, DosGil baru sadar kalau ini hari Ibu di Indonesia. Dan DosGil teringat salah satu lagu yang bila mendengarnya atau menyanyikannya akan membuat pipi DosGil yang tembem ini basah oleh air mata. Lagu yang tidak disarankan untuk dinyanyikan di koor manapun! Karena berdasarkan pengalaman DosGil, para penyanyi akan terisak dan lagu jadi bubar. Sebagian lirik lagi tersebut dikutip di awal tulisan ini. Lagu ini berjudul Di Doa Ibuku.

DosGil kemudian mencoba menengok ke belakang. nDak usahlah di dramatisir, cerita perjalanan DosGil hingga terdampar di sini dan masih dalam perjuangan ini bolehlah sebelas dua belas gabungan kisah ‘Sang Pemimpi’ dan ‘Negeri van Oranje”. He..he..he.. Seperti biasa kisah-kisah perjuangan mewujudkan mimpi yang lain, ada saat-saat desolasi. Dan ternyata ada tiga hal yang otomatis muncul saat DosGil mengalami desolasi dan menjadikan DosGil berusaha untuk tetap tegar berdiri. Tuhan kah? errr … indirectly yes kali ye … tapi kalau secara langsung sepertinya itu ndak muncul di benak ~ooppsss sorry Tuhan … Yang langsung berkelebat adalah 1. Bayangan Mama bertelut berdoa sebelum tidur dan mengajar DosGil kecil berdoa. 2. Cerita tentang apa yang Mama lakukan sesaat setelah menerima kabar Papa telah tiada … masuk kamar dan mendoakan DosGil kecil yang masih berumur sepuluh bulan. 3. Cerita Mama tentang “kenakalan” dan “perjuangan” Papa dari kecil hingga lulus AKABRI Udara dan menjadi pilot pesawat tempur (Iya, Papa (alm) dan Mama sejak kecil tetanggaan, jadi memang teman sejak anak-anak). Dan biasanya pula DosGil lalu meng-sugesti diri sendiri: 1. “Everything gonna be alright. God is in my side cause my Mom prays for me.” 2. “Papa pernah mengalami yang lebih berat dari aku hadapi, dan dia survive maka aku akan survive. 3. Andai aku “gagal” dalam perjuangan ini, kali ini, there is still a place that I can call home.

Meskipun Mama DosGil dibilang jago masak, kerja di area masak-memasak dan sempat buka katering segala, DosGil yang aneh ini tidak pernah kangen dengan masakan beliau. Entah kenapa karena tidak ada masakan beliau yang spesial di lidah DosGil. Mungkin karena semuanya spesial. Efek sampingnya adalah sulit mengapresiasi masakan orang lain, kecuali masakan yang belum penah dimasak oleh Mama, misal pempek, sangsang, sengsu dan rica-rica … ~oopsss E tapi … Es Teler-nya Mama DosGil juara satu sedunia … waaaa … jadi kangen Es Teler Mama …..

~DosGil membayangkan salju itu diaduk sama air kelapa, susu, alpukat, nangka .. sepertinya lezat sekali …

Iklan

22 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 3 Komentar

Secangkir teh panas dan Avatar 3D …

… sempurna dengan donat dari albert hein …. [Warning: Ada spoiler-nya lho!]

DosGil sepertinya ndak perlu mengulas dari segi cerita maupun sinematografi, maupun pelajaran yang bisa dipetik tentang mencintai bumi dari nonton film Avatar ini. Beberapa teman di CA sudah mengulasnya, antara lain di sini.

Yang DosGil pelajari dari nonton pelem ini adalah … bagaimana evakuasi kalau ada kebakaran. Lho koq? Iya, karena di tengah-tengah nonton pelem ada alarm kebakaran dan semua penonton dievakuasi keluar gedung bioskop. Beueh .. mana dingin banget di luar … dan sedikit salju. Setelah dipastikan tidak ada kebakaran, penonton dipersilakan masuk lagi. Ha..ha..ha.. Yes .. besok minta sertifikat lulus pelatihan (di-)evakuasi saat ada bahaya kebakaran. ~halah … malah ngelantur.

Di Avatar, dibutuhkan gabungan tentara, scientist, pemimpin, cinta, dan iman untuk selamat dari great sorrow. Adegan yang paling berkesan bagi DosGil adalah ketika Jack datang sebagai Toruk Mokta (the “real” leader due to his power) dan meminta ijin kepada Tsu’ Tey (the formal leader due to blood line) untuk memimpin perjuangan. Cerita akan lebih rumit jika Tsu’Tey menolak dan Jack memaksakan kehendak, sementara musuh sudah mengancam. Mungkin ending-nya tetap sama, tapi sang Toruk Mokta perlu energi lebih banyak untuk meredam aksi boikot dari Tsu’ Tey. Untungnya bangsa Na’vi percaya pada harmoni dan pada pertanda yang diberikan oleh Eyra. Toruk Mokta adalah pertanda, dan tidak ada pilihan lain bagi Tsu’ Tey selain untuk percaya, meskipun pada seorang “pengkhianat”. Dan perjuangan pun dimulai …

20 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | | 6 Komentar

Secangkir air putih dan guyuran salju di malam minggu …

Malam ini di Den Haag, DosGil kedatangan seorang saudara muda yang mau pamitan untuk pergi meninggalkan Belanda dan mengadu nasib ke negara Paman Sam. Memang masih ada proses administrasi terkait visa yang mengganjal, namun DosGil yakin dia akan terbang bagai rajawali dan memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan dunia. Janji yang pernah dia ucapkan sekitar 2 tahun yang lalu.

Dan … saat berbincang sambil menyusuri jalanan Den Haag yang masih tertutup salju itu, salju mengguyur dengan deras diiringi angin membuat jiwa narsis DosGil muncul dan kali ini mencoba bergaya Don Nono (alter ego DosGil di Mafia Wars, aplikasi game di facebook) …



~bagi semua pemimpi yang berusaha mewujudkan mimpinya, DosGil sampaikan ucapan selamat berjuang, good luck, dan May God be with you …

20 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 2 Komentar

Secangkir air putih dan “warm Christmas” …

I am dreaming of a warm Christmas
Just like the ones I used to know
Where my Mom grills satay
and I wait calmly
while Dad buys saksang and gudeg

I’m dreaming of a warm Christmas
With every Christmas meat I eat
May your days be merry and bright
And may all your Christmases be warm

I’m dreaming of a warm Christmas
With all the meals and joys I get
May your days be merry and bright
And may all your Christmases be warm


~hmm..pantes tambah ndut …

19 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | | Tinggalkan komentar

Secangkir air putih dan salju pertama masa adven 2009 …

Memenuhi permintaan @sevenova dan @gunawanrudy, DosGil persembahkan hasil jepretan amatir yang diambil menggunakan G1 Android di tengah acara lari-lari mengejar kereta yang jadwalnya kacau karena salju ….

1. Dari dalam kereta Den Haag – Schiphol.

2. Kereta kelas ekonomi ngetem di Schiphol

3. Halaman belakang Vrije Universiteit Amsterdam

4. Kalau musim panas, tempat ini bertebaran wanita pakai celana pendek jeans dan tank-top

18 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | , | 9 Komentar

Segelas red wine dan Desember ke-4 …

Josh Groban-I'll Be Home For Christmas.mp3

Beuh … setelah melihat arsip tahun lalu, ternyata ada tiga postingan yang didedikasikan khusus tentang Natal. Apakah karena itu Natal ke-3 yang “dirayakan” di Belanda, jauh dari keluarga? Jadi karena ini Natal ke-4, akankah ada 4 postingan khusus tentang Natal? Sepertinya tidak. Karena Natal kali ini DosGil akan pulang. I’ll be home for Christmas.



It’s not only in my dream and absolutely without any snow nor mistletoe. But, I’ll be home for Christmas. I’ll be with my family for this Christmas at Yogyakarta, Indonesia.

Hingga saat ini sudah dua kerstdiner yang dihadiri DosGil. Menyenangkan dan mengenyangkan tentunya, tapi kertsdinner atau makan malam natal yang dinanti adalah nanti bersama Awan dan Emy dengan lauk Saksang dan Gudeg ~ehh.. ndak nyambung ya … Dengan Amareto Dissarono tentunya.

~DosGil masih agak mabuk wine dan tertekan oleh dedlen akhir tahun yang tidak berkurang tapi malah bertambah. May God help me …

16 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 1 Komentar

Secangkir seduhan rosella dan amarah …

Minggu ini DosGil sedang sangat sensitif. Sebuah analisis yang diragukan kebenarannya mengatakan kalau DosGil terkena PMS (pengen m* sindrom) kronis stadium akhir … Setelah berbagai “pertengkaran” dengan (beberapa) customer service dan (beberapa) orang yang dicintai, malam ini amarah DosGil kembali meledak karena diingatkan “tragedi” 3 November 2008. “Tragedi” yang menyebabkan DosGil di-ekskomunikasi-kan dari suatu komunitas. Mengapa harus meledak? Simply, ada sebuah email pemberitahuan akan adanya suatu usulan Standard Operating Procedure yang disusun dengan motor seorang Yesuit, yang memang sih masih dibicarakan, tapi ini draft sudah sangat lengkap (dan yang mengusulkan adalah seorang Yesuit …artinya peluang dipakai akan sangat besar). Baiklah, mari kita bahas mengapa harus meledak:
1. Email dari pimpinan tertinggi DosGil di Fakultas tempat DosGil secara formal masih tercatat sebagai staf akademik tertanggal 3 November 2008 yang secara tersirat mengharamkan segala bentuk diskusi via email, karena yang diakui hanya yang disampaikan di rapat rutin hari Selasa. Yang berarti komentar DosGil sejenius apapun dalam SOP ini kemungkinan besar hanya akan berakhir di inbox. Jadi daripada hanya berakhir di inbox, maka DosGil posting di sini he..he..he..
2. Beberapa poin yang so Yesuit yang mengutamakan “kaul ketaatan” dan komunal dimana “hak milik pribadi tidak diakui”. (Bandingkan dengan marxisme!). Poin apa saja, silakan lihat daftar berikut:

1. PEDOMAN KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR SECARA UMUM
1.1. Setiap kesepakatan kerjasama dengan pihak luar harus diketahui dan disetujui pimpinan Fakultas/ Dekan.
1.2. Pelaksanaan kerjasama Fakultas dengan pihak luar harus dapat menguntungakan Fakultas dan tidak merugikan pihak luar
1.3. Pelaksanaan kerjasama dengan pihak luar harus menjaga kredibilitas Fakultas
1.4. Setiap kegiatan dosen yang menggunakan nama atau mengatasnamakan Fakultas ******* *** harus dapat memberikan keuntungan secara finansial atau keuntungan lain kepada Fakultas sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat

2. KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARKAT
2.1. Setiap dosen /kelompok dosen yang melakukan penelitian/ kerjasama dengan pihak luar harus mendapat persetujuan dari Fakultsas
2.2. Kerjasama yang mempunyai nilai finansial, harus diberitahukan kepada Fakultas tentang besarnya dana yang dikelola.
2.3. Kerjasama yang mempunyai nilai finansial, harus memberikan fee kepada Fakultas sesuai dengan aturan yang berlaku/ disepakati di juruan
2.4. Semua bentuk kerjasama. harus dicatat dalam data base kerjasama Fakultas

Meskipun ada beberapa typo, sounds good and normal toch? Baiklah mungkin DosGil me-lebay, tapi ini masalah logika DosGil yang dangkal sehingga tidak bisa menerima bahasa hukum yang berlapis ini. Dari poin-poin tersebut hanya poin 1.4 yang menyebutkan “menggunakan nama atau mengatasnamakan Fakultas ******* ***” dan yang lainnya tidak. Kemudian sejak awal tidak ada definisi kerjasama. Apakah kerjasama yang “menggunakan nama atau mengatasnamakan Fakultas ******* ***” atau segala bentuk kerjasama?

Dan berikut komentar DosGil yang sedang sensi ini …

I totally agree with these points. AND it MUST be FAIR. Kalau digunakan kata ”setiap”, maka ”setiap” penelitian/kerjasama harus mendapat persetujuan termasuk atau dosen yang ”bekerja” sama dengan investor (meskipun itu self-investment) untuk untuk pengabdian masyarakat mengelola apotek, ataupun seorang dosen yang ”bekerja sama” dengan keluarganya untuk pengabdian masyarakat membuat warung soto. Ataupun dosen yang bekerjasama dengan Paroki untuk pengabdian masyarakat berupa melayani misa. Ataupun seorang dosen yang akan bekerja sama dengan pasangannya untuk membantu Tuhan dalam menciptakan manusia baru. SEMUA harus mendapat persetujuan dari Fakultas dan dicatat dalam data base fakultas. :p

~DosGil pikir ini sangat lebay, ah tapi kan hanya akan berakhir di Inbox dan tidak akan dibahas maka … click send … Ooopsss … Als Ik een Jezuïet was

13 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 12 Komentar

Secangkir kopi jahe dan ke-10 rebu …

Hore … kata WP hits pengunjung blog ini sejak Agustus 2008 sudah tembus 10.000. Terima kasih pada pengunjung setia dan pengunjung “keblasuk”. Berikut di bawah ini grafik hasil skrinsyut dari dashboard-nya WP. Masih jauh pastinya dibanding para narablog seleb. E … tapi itu jadi narablog seleb kan bukan tujuan nge-blog. Tujuan DosGil nge-blog telah bertransformasi dari yang hanya untuk latihan, untuk nulis ide draft novel, hingga untuk sekedar curhat, yaitu di blog ini. So, ya maaf kalau tulisannya tidak sesuai dengan yang diharapkan … Eh sebaiknya jangan sering berharap … nanti gampang kecewa … (curcol).

~sambil menyeruput kopi jahe … menikmati hari-hari terakhir di tahun 2009. Oh ya, ada apa di bulan November? Kenapa puncak kunjungan baik tahun 2008 maupun 2009 ada di situ? I have no idea.

12 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 2 Komentar

Secangkir kapucino dan sebuah puisi lagi …

Akhirnya urusan lisensi bisa diselesaikan Bos dengan sempat adu argumen dulu … Dan puisi terakhir untuk protokol Induced-Fit Docking ini pun bisa disusun dan [Mode= Dora] … berhasil … berhasil .. berhasil …HORE! [/Mode]

multi_IFD-IFP.sh
#!/bin/sh

if [[ $# == 1 ]]
then
ref_IFP=$1
mkdir IFD-IFP_results
cd IFD-IFP_results
cp ../*.mol2 .
cp ../$ref_IFP .
ls ligand_*.mol2 > file.lst
sed ‘s/ligand_//g’ file.lst | sed ‘s/.mol2//g’> files.lst
list=files.lst
DIR=`cat $list`
for enade in $DIR; do
echo ligand_$enade.mol2 > pose_$enade.lst
~/share/FingerPrintLib/bin/LBMFP -R $ref_IFP -B -L pose_$enade.lst -C pocket_$enade.mol2 > $enade.ifp
compound_name=`grep “TITLE” ../$enade.mae.pdb | awk ‘{print $2}’`
pose_bits=`grep -A2 “Title:” $enade.ifp | awk ‘{if (NR==3) print $0}’`
pose_Tc=`grep -A2 “Similarity binding Tanimoto” $enade.ifp | awk ‘{if (NR==3) print $2}’`
echo “$compound_name $file_name $pose_Tc $pose_bits” >> results_ifp.txt
rm ligand_$enade.mol2
rm pocket_$enade.mol2
rm pose_$enade.lst
done
cd ..
else
echo “Usage: ./multi_IFD-IFP.sh “;
fi

4 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | , | 2 Komentar

Secangkir air putih dan perjalanan ke timur …

Waktu DosGil masih duduk di bangku kuliah, ada suatu kebiasaan yang dilakukan hampir setiap malam, sekitar jam makan malam, yaitu: menunggu Mas Koko lewat. Mas Koko? Iyah … penjual mie goreng dan masakan terkait lainnya yang sekarang mangkal di jalan Pandega Marta, di Jalan Kaliurang Km. 5 Yogyakarta. Nah, biasanya DosGil beli mie goreng untuk kemudian dimakan sambil menonton kisah Kera Sakti yang diputar di Indosiar. Kisah perjalanan ke barat 5 sekawan (Sun Go Kong si Kera Sakti, Wu Chien, Ti Pat Kai, dan Bikhu Tong Sam Chong) untuk mencari kitab suci. Akhir cerita itu cukup dramatis, yaitu hampir seluruh warga dunia siluman menjadi pengikut Budha. Beberapa quote yang masih terngiang-ngiang dari serial tv tersebut antara lain:

“Hidup di dunia adalah kosong … kosong adalah berisi … berisi adalah kosong.”

Quote di atas pernah dimanfaatkan oleh rekan DosGil, si mulutmanisyangberbisa yang blognya sudah mencapai 2000 hit, untuk menulis pesan di paket makanan Natal sepuluh tahun silam, “Hidup di dunia adalah kosong … kosong adalah berisi … berisi adalah kosong … perut kosong mari diisi.”

Dan di serial tv itu bertebaran quote-quote tentang cinta, antara lain “Cinta adalah akar dari segala penderitaan“, “Cinta adalah lautan penderitaan tanpa batas“, dan “Cinta hanyalah mimpi dan ilusi belaka.” Koq sangat negatif memandang cinta ya? DosGil kira karena cinta yang dimaksud di sini adalah seperti kemelekatan yang dimaksud oleh Anthony de Mello, seorang Yesuit yang karyanya “dikecam” oleh Joseph Ratzinger, yang saat ini duduk di tahta suci sebagai Paus Benediktus XVI.

Lho, terus apa hubungannya dengan perjalanan ke timur? Ho.. ho.. ho… Iyahh … tulisan ini dibuat karena tadi pagi ada yang mengingatkan DosGil tentang sebuah kisah perjalanan yang lain yang terjadi sejaman dengan masa hidup Luther dan Ignatius, yaitu kisah perjalanan ke timur oleh St. Franciscus Xaverius. Yup, hari ini adalah hari ke-4 adven menurut ensiklik sosial pertama Paus Benediktus XVI “Caritas in Veritate“, dan juga hari memperingati St. Fransiskus Xaverius. Siapa beliau? Kisah dan sejarahnya cukup lengkap di Wiki. Jadi DosGil ndak perlu lagi bercerita panjang lebar.

Yang menarik dari kisah yang ditulis di Wiki adalah hingga sampai akhir hayatnya, beliau tidak pernah menginjakkan kaki di daratan utama Tiongkok. Hal ini menarik, karena sejarah mencatat bahwa Yesuit memiliki regenerasi yang tangguh yang melahirkan Matteo Ricci. Ricci meneruskan misi St. Fransiskus Xaverius dan sekarang dikenal sebagai “salah seorang misionaris terhebat di Tiongkok”. Karya awal Yesuit di China daratan bisa diklaim sebagai karya Ricci. Karya yang kemudian terhempas oleh sejarah meskipun dalam berbagai elemen dasar-dasar yang dibangun Ricci masih bertahan, termasuk Gereja Katolik terbesar yang selamat dari Revolusi Kebudayaan. Banyak hal yang mempengaruhi terhempasnya Katolik Roma dari tanah Tiongkok, termasuk diantaranya pembekuan Yesuit oleh Paus Klemens XIII. Namun menurut DosGil, penyebab utamanya adalah perbedaan pandangan ideologi (dan theologi) antar misionaris, yang berkembang menjadi rebutan pengaruh, seperti ditulis di bagian “Chinese Rites Controversy” di halaman wiki ini. Sounds familiar?

~di-posting DosGil, pukul 23.59 CET . Masih tanggal 3 Desember.

4 Desember 2009 Posted by | Secangkir ... | 3 Komentar